3.10.2010

Berdoa tidaklah terbatas pada tempat atau waktu tertentu saja



Memikirkan kekuasaan dan kebesaran Allah, merasa takut kepada-Nya dan berdoa dengan rendah hati dan suara yang tidak terdengar oleh orang lain, adalah syarat doa. Allah memberi tahu kita tentang cara berdoa di dalam Al Qur'an: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang melampaui batas". (QS Al-A’raaf: 55)

Berdoa tidaklah terbatas pada tempat atau waktu tertentu saja. Kita bisa mengingat Allah dan berdoa kepada-Nya kapan pun. Allah memerintahkan hal berikut ini dalam Al Qur'an: "Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk dan ketika berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata, “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau,, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS Ali-Imran: 191)
"Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat pula kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kalian mengingkari nikmat-Ku. Hai orang-orang yang beriman, jadikankah sholat sebagi penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS al-Baqarah: 152-153)

Allah memberi kita contoh doa-doa dalam Al Qur'an. Beberapa di antara doa-doa para nabi dan orang beriman difirmankan sebagai berikut: Nuh berkata, “Ya, Tuhanku. Sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon tentang sesuatu yang tidak aku ketahui hakikatnya. Dan seandainya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang yang merugi. (QS Hud: 47)
 
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail (seraya berdoa), “Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal-amal kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya, Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang-orang yang tunduk kepada Engkau, dan (jadikanlah) anak-anak cucu kami umat yang tunduk kepada Engkau, dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Menerima tobat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Baqarah: 127-129)

[Yusuf berkata:] Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah mennganugerahkan kepadaku sebagian kerajaan, dan telah mengajarkan kepadaku sebagian tabir mimpi. Ya, Tuhanku, Pencipta langit dan bumi. Engkaulah pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam, dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh. (QS Yusuf: 101)
 
[Sulaiman berkata:] “… Ya, Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua ibu-bapakku, dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai. Dan masuklah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh. (QS an-Naml: 19)
 
Katakanlah, “Wahai Tuhan Yang mempunyai Kerajaan! Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. (QS Ali Imran: 26)
 
Berkata Musa, “Ya, Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku, dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, yaitu Harun saurdaraku, teguhkanlah dengan dia kekuatanku dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku supaya kami banyak bertasbih kepada Engkau dan banyak mengingat Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Melihat keadaan kami. (QS Thaha: 25-35)
 
Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, dan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata, “Ya, Tuhan kami, tidaklah Engkau ciptakan semua ini dengan sia-sia. Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka. Ya, Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh telah Engkau hinakan ia. Dan bagi orang-orang yang zalim tidak ada seorang penolong pun. Ya, Tuhan kami. Berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji-Mu.” Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonan mereka dengan berfirman, ”Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kalian, laki-laki maupun perempuan, kalian adalah setara dalam hal ini...” (QS Al 'Imran: 191-195)

3 komentar:

NURA mengatakan...

salam sobat
semoga kita semua termasuk orang -orang yang selalu mengingat ALLAH SWT.
amin.

Aulawi Ahmad mengatakan...

tq infonya bro buat semangat tuk terus berdo'a :)

Darin mengatakan...

subhanallah..
pagi2 sudah tercerahkan...

Posting Komentar

Terimakasih sahabat telah berkunjung di blog sederhana ini
saya ada blog yang lain yaitu taman kunang-kunang terimakasih

Artikel

Followers