11.20.2009

Kalo Al quran Bisa ngomong








Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatikuDengan wudu' aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra


Sekarang engkau telah dewasa...
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah...
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?




Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan




Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian
Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.




Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....
Sekarang... pagi-pagi sambil minum kopi...engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia
Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan...




Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku




Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu




Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah




Waktupun cepat berlalu...aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.




Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya


Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.




Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...kuranglah jatah umurmu...
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu


9 komentar:

osi mengatakan...

Bagus puisinya....nyadar diri juga sie...banyak waktu terbuang sia2 dibandingkan mengumpulkan amal buat hidup masa depan nanti...yang begitu abadi...

rahasia yang terabaikan mengatakan...

ane seneng dateng ke blog ini karena selalu ada pitutur bagus yang di sampaikan dengan simpel dan bisa ane terima,,,,,,,,,met sore kawan.....posting terus ya.....janji selalu setia berkawan dgn dukau kok hehehe

kyra.curapix mengatakan...

berkunjung n kasikomen ahhhh

Edo Belva mengatakan...

aduuhh..
iseng2 mampir dan ternyata isinya sangat mengugugah hati..thangs bro..
dan salam kenall :D..

NURA mengatakan...

salam sobat
ya walaupun ALQUR'AN tidak bisa ngomong,,tetapi bisa dibaca dan sebagai petunjuk dalam hidup ini.

ina mengatakan...

ku teringat...
waktu masih kecil,...
berawal dari huruf hijaiyah...
aku dibimbing papi...
huruf2 itu papi tulis di papan tulis....
kemudian dgn sabarnya mengajariku...
tak pernah lelah...

kemudian bgitu aku bisa,
lancar,...
aku baca setiap hari,...
bahkan sempet bersama papi...

kini...
ah,... malu rasanya...
jarang sekali ku buka...

makasih kag...
sudah mengingatkan ina...

rahasia yang terabaikan mengatakan...

selamat malam sahabat......

Willyo Alsyah P. Isman mengatakan...

ingat Ibu jadinya....heheheh

setiakasih mengatakan...

Moga kita tidak tergolong dalam golongan yang alpa.. na'auzubillah

Posting Komentar

Terimakasih sahabat telah berkunjung di blog sederhana ini
saya ada blog yang lain yaitu taman kunang-kunang terimakasih

Artikel

Followers