8.08.2010

Mengingat kematian




Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu.


Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sesungguhnya ia telah beruntung.



Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.
(QS Al-Imran, 3: 185)

Kematian akan menjemput setiap manusia yang ada dunia ini pada waktu yang telah ditetapkan




“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami kamu dikembalikan.” (QS Al-Ankabut, 29: 57)

Tidak sesuatu pun yang dimiliki manusia, tidak harta, uang, kedudukan, ketenaran, kemegahan, maupun rupa yang elok dapat menolak kematian. Kematian adalah hukum Allah; tidak seorang pun dapat lari dari kenyataan mutlak dan tak tercegah ini.

“Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh..”
(QS Al-Nisa, 4: 78)



"… Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepadaMu).”
(QS Al-A’raf, 7: 126)

“ Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat. Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.”
(QS Yusuf, 12: 101)















2 komentar:

Angin mengatakan...

“Sesungguhnya kematian adalah haq, pasti terjadi, tidak dapat disangkal lagi. Allah Subhanahu wata’ala berfirman, artinya, “Dan datanglah sakaratul maut yang sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari dari padanya.” (QS: Qaaf: 19)
"… Ya Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepadaMu).”
(QS Al-A’raf, 7: 126)

Inuel Nyun's mengatakan...

dan semoga Khusnul Khotimah :), amin :)

Posting Komentar

Terimakasih sahabat telah berkunjung di blog sederhana ini
saya ada blog yang lain yaitu taman kunang-kunang terimakasih

Artikel

Followers